Sejarah Teh Oolong

Sudah kenal dengan oolong tea alias teh oolong, kan? Kalau belum, coba simak artikelnya di Kamus Teh kami. Sekedar mengingatkan, teh yang dijuluki champage of teas ini adalah teh yang seluruh daunnya mengalami semioksidasi. Keberadaan teh ini di antara teh hijau dan teh hitam, dengan aroma dan rasa yang kompleks. Kandungan gizi dan unsur-unsur penyembuhan alami dari teh hijau terjaga di dalamnya, tapi tanpa aroma dedaunan mentah.

Mengenal teh oolong rasanya kurang afdol jika kita tidak mengetahui sejarahnya.

Legenda oolong tea diawali dari sosok Wu Liang, seorang petani teh yang hidup pada jaman Dinasti Ming, sekitar tahun 1400. Suatu hari, Wu Liang keluar untuk memetik teh, seperti yang biasa ia lakukan sehari-harinya di saat musim memetik teh tiba.

Ketika daun teh sudah cukup terkumpul, matanya melihat seekor rusa tengah minum di pinggir sungai. Ia lalu berhenti memetik teh, membunuh hewan malang itu, kemudian membawa hasil buruannya ke rumah untuk mencukupi kebutuhannya akan daging selama seminggu. Alhasil, ia pun lupa akan teh hasil petikannya tadi.

Seminggu kemudian, ia menemui daun teh hasil petikannya tersebut telah mengalami oksidasi dan berubah warna menjadi kehitaman. Meski pada awalnya Wu Liang ragu untuk memprosesnya karena khawatir sudah tidak bagus lagi, namun akhirnya ia pun tetap memproses daun-daun teh tersebut dengan peralatan tradisional yang dimilikinya.

Ia mengeringkan daun teh tersebut seperti saat mengeringkan teh hijau. Selanjutnya, ia membuat secangkir teh dengan menggunakan dedaunan tersebut. Begitu diminum, terkejutlah Wu Liang akan cita rasanya yang berbeda dari teh hijau yang biasanya, namun tetap nikmat. Ia menyukainya!

Cerita teh ini pun kemudian berkembang ke tetangga sekitar dan teman-temannya, sehingga akhirnya ia memberi nama “Teh Wu Liang”. Karena kendala bahasa, nama teh tersebut kemudian berubah menjadi “Teh Oolong”.

Begitulah asal mula dari ditemukannya Oolong Tea. Menarik, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>